Showing posts with label WINDOWS. Show all posts
Showing posts with label WINDOWS. Show all posts

Tips Mengatasi Virus Shortcut Pada Flashdisk

Sampai pada saat ini, isu kemanan masih menjadi momok yang menakutkan bagi para pengguna windows, karena banyaknya pengguna Operating System ini secara otomatis banyak pula malware atau virus yang mengikuti perkembangannya. Beberapa virus yang muncul di Windows adalah murni buatan pengguna namun ada juga beberapa virus ini tercipta dengan sendirinya.

Salah satu virus yang sampai saat ini masih dialami oleh banyak pengguna Windows adalah virus shortcut, virus yang satu ini biasanya mengubah properti file menjadi hidden dan membuat shortcut - shortcut baru dalam sebuah flashdisk, bukan hanya itu, setiap flashdisk yang sudah mengandung virus ini dapat dengan mudah menginfeksi komputer lain.

Cara Mengatasi Virus Shortcut Pada Flashdisk

Berikut ini beberapa tips untuk Mencegah dan Mengatasi Virus Shortcut pada flashdisk.

# Jika komputer belum ter-infeksi virus ini :


  • Gunakan Antivirus
Dalam hal ini saya lebih menyarankan kamu unteuk menggunakan antivirus bawaan Windows yaitu Windows Defender. karena memang antivirus ini sudah terpasang secara bawaan jadi kamu tidak perlu lagi mencari software antivirus yang lain.
  • Selalu Update Windows Defender
Seberapa hebatpun sebuah antivirus tidak akan bisa mengatasi virus - virus tertentu jika tidak melakukan update secara rutin, karena database virus sangat mempengaruhi kinerja antivirus dalam megenali malware baru yang terus bermunculan. Jadi usahakan selalu update Windows Defender kamu agar mengenali signature dari virus - virus baru.
  • Jangan Menggunakan Multi Antivirus dalam 1 Komputer
Meskipun software antivirus ini dedesain untuk menjadi antivirus, namun jika penggunaannya kurang tepat malah sebaliknya, software antivirus ini bisa melahirkan malware baru yang pasti tidak dapat diatasi oleh antivirus itu sendiri. jadi usahakan untuk menggunakan 1 antivirus saja dalam satu komputer, disamping kinerjanya bisa maksimal, kemungkinan malfunction pada aplikasi tersebut akan dapat diminimalisir.

# Jika komputer telah terinfeksi virus ini :


  • Update Windows Defender
Jika kamu menemui sebuah flashdisk yang kamu colokkan di komputer kamu sudah berisi shortcut, dan setelah kamu format flash disk tersebut masih saja muncul shortcut baru berarti komputer kamu sudah terinfeksi virus ini, maka segera lakukan update Windows Defender kamu dan lakukan scan secara menyeluruh terhadap seluruh bagian sistem.
  • Cari Proses - Proses non-Windows yang Mencurigakan
Untuk dapat menemukan proses yang sedang berjalan, kamu perlu membuka Task Manager dan cari proses - proses yang mencurigakan seperti contohnya "Vud8eCb" dan sebagainya, klik kanan pada pada proses tersebut dan pilih Open File Location dan hapus saja.
  • Lakukan Install Ulang
Cara terakhir yang bisa kamu lakukan jika komputer kamu sudah ter-infeksi virus adalah dengan cara install ulang, namun cara ini saya anjurkan jika memang cara - cara yang lain sudah tidak dapat digunakan lagi. karena menginstall ulang juga nasih beresiko terkena virus yang sama jika kita mempunya beberapa partisi hard disk. karena bisa jadi virus tersebut berada di partisi yang lain misal di drive D:\ atau E:\, dan untuk mengatasi hal ini apabila kamu sudah selesai install ulang silahkan kamu update dulu Windows Defender kamu baru selanjutnya buka Drive selain C:\.

Itulah tadi bebeapa tips untuk mencegah dan mengatasi virus shortcut di komputer windows, jika masih menemui masalah silahkan sampaikan pertanyaanmu di komentar agar dapat dipecahkan bersama - sama. terima kasih.
Read More

Cara Nonaktifkan Upgrade Windows 10 Otomatis

Beberapa waktu lalu Microsoft secara resmi mengumumkan bahwa Windows 10 akan diberikan secara cuma - cuma bagi pengguna Windows 7, 8, dan 8.1 dengan syarat, produk Windows yang mereka gunakan adalah produk Genuine (Windows Asli dan bukan hasil crack). Bagi beberapa pengguna, informasi ini tentu saja sangat menyenangkan, tetapi bagi sebagian pengguna, khususnya yeng menggunakan modem sebagai koneksi internetnya tentu saja malah jadi sangat mengganggu, karena ukuran file - file yang harus didownload untuk melakukan upgrade ini tidaklah sedikit, kurang lebih sampai 3,5GB. tentu saja hal ini sangat merugikan bagi pengguna yang menggunakan koneksi berbasis kuota.
Disable Automatic Upgrade Windows 10

Windows yang telah mendapatkan update ini biasanya terdapat sebuah icon logo Windows pada taskbar sebelah kanan, yang jika kamu arahkan kursor ke ikon tersebut maka akan muncul tooltip "Get Windows 10", artinya upgrade Windows 10 akan otomatis dijalankan ketika komputer terkoneksi internet. Bukan hanya tentang kuota data, tetapi dengan adanya upgrade otomatis ini beberapa pengguna terkadang merasa terganggu karena koneksi internet yang ada sudah digunakan untuk download upgrade ini, sehingga pekerjaan lain yang membutuhkan koneksi internet akan tersendat.
Disable Automatic Upgrade Windows 10

Untuk mengatasi hal ini, dalam artikel kali ini saya akan membahas bagimana Cara Menonaktifkan Upgrade Otomatis Windows 10. berikut ini langkah - langkahnya :

  • Pertama buka Control Panel
  • Pilih System and Security
  • Pilih Windows Update
  • Di Jendela Windows Update pilih link View update history di sebelah kiri
  • Pada jendela View update history pilih pada link Installed Updates
  • Pada tampilan ini kita akan melihat informasi update yang telah sukses diinstall, selanjutnya menuju kotak pencarian dan ketikkan KB3035583
  • Setalah pencarian berhasil ditemukan, klik kanan pada update KB3035583 dan Uninstall
  • Jika proses penghapusan berhasil selanjutnya silahkan kamu restart system.
  • Setelah proses restart selesai, kembali lagi ke Windows Update.
  • Pastikan kamu sudah terkoneksi dengan internet dan di jendela Windows Update silahkan pilih Check for updates
  • Setelah proses pengecekan update selesai, kamu akan menemui ada satu Important Update baru.
Disable Automatic Upgrade Windows 10
  • Klik pada link tersebut dan pada jendela berikutnya silahkan klik kanan pada KB3035583 dan pilih Hide Update

Sampai disini proses penghapusan auto upgrade Windows 10 ini sudah berhasil, kamu tidak akan menjumpai lagi icon logo Windows di taskbar sebelah kanan, dan koneksi internet kamu tidak akan terganggu lagi karena download upgrade baru.

Jika dalam proses di atas kamu mengalami kendala, silahkan sampaikan saja pertanyaan kamu melalui komentar, selamat mencoba dan semoga berhasil.
Read More

Cara Cek Spesifikasi Komputer Windows

Pada artikel yang lalu saya sempat membahas tentang bagaimana Tips Merawat PC Windows, nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas item pertama pada artikel tersebut yaitu Cara Cek Spesifikasi Komputer yang berbasis Windows. Untuk dapat mengetahui spesifikasi komputer yang kamu gunakan kamu dapat menggunakan cara yang sangat mudah.

Ada dua cara yang bisa digunakan untuk mengetahui spesifikasi komputer Windows kamu. Cara pertama yaitu dengan memeriksa langsung dari komputer properties dan cara yang kedua yaitu dengan menggunakan diagnosa DirectX yang terpasang di komputer kamu.
Cara Mudah Cek Spesifikasi Komputer

Mari kita simak bersama bagaimana cara melakukannya :

Cek Spesifikasi PC Windows langsung dari system properties


  1. Buka Windows Explorer atau File Explorer (Windows 8 atau later)
  2. Pada PC Windows 7 cari item "My Computer" dan pada PC Windows 8 atau later cari item THIS PC
  3. Klik kanan pada "My Computer" atau "THIS PC" di atas dan pilih "Properties"
  4. Taraaa, Spesifikasi komputer kamu sudah bisa dilihat. kurang lebih tampilannya seperti gambar berikut ini.
spesifikasi komputer windows 8.1
Spesifikasi Komputer Windows 8.1
Dengan cara pertama ini juga bisa kamu lakukan dengan membuka Control Panel, System and Security, kemudian pilih System.

Cek Spesifikasi PC Windows menggunakan Diagnosis DirectX

  1. Klik Start Menu. Pada PC Windows 7 ketikkan "dxdiag" pada kotak pencarian. Untuk pengguna PC Windows 8 atau 8.1 langsung ketikkan saja "dxdiag" saat start menu terbuka.
  2. Tekan Enter dan jika muncul konfirmasi tekan saja "Yes" kemudian tunggu sampai diagnosis selesai.
  3. Setelah diagnosis selesai maka tampilannya kurang lebih seperti gambar berikut ini
Cek Spesifikasi Komputer Dengan DirectX Diagnosis
Cek Spesifikasi Komputer Dengan DirectX Diagnosis
Untuk lebih jelasnya silahkan kamu putar video berikut ini


Sebagai tambahan, dengan menggunakan diagnosis directx kamu juga bisa mengetahui lebih lengkap tentang BIOS dan juga Graphics Card yang terpasang di komputer kamu. bukan hanya itu saja, kamu juga bisa mengetahui keaslian hardware komputer secara detail, jika kamu hendak membeli komputer atau laptop hal ini bisa kamu lakukan untuk mengetahui spek selengkapnya tentang PC atau laptop yang akan kamu beli.

Demikian cara yang dapat digunakan untuk dapat mengetahui Spek PC Windows kamu. sebagai referensi bagi para pemula. Sekian semoga bermanfaat.

Read More

Merubah Flashdisk Menjadi RAM Eksternal Windows

Flash drive atau yang lebih dikenal dengan Flash disk selain dapat digunakan untuk dapat menyimpan berbagai macam data ternyata juga bisa digunakan sebagai tambahan memory RAM pada Windows, selain dapat membantu kinerja memory, pada komputer tertentu yang memliki RAM kecil Flash disk ini dapat membantu performa RAM dengan menggunakan fitur Ready Boost. Fitur Ready Boost adalah sebuah fasilitas dimana pengguna komputer dimungkinkan untuk merubah free space pada flash disk menjadi memory RAM virtual yang berfungsi sama seperti layaknya RAM pada umumnya yaitu menyimpan dan memproses perintah dari processor dan menyampaikannya ke UI (User Interface) atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut dengan Antarmuka Pengguna.

Mengaktifkan fitur Ready Boost pada flash disk ini bisa dilakukan pada flash disk kosong ataupun flash disk yang sudah terisi data, namun saya sarankan agar terlebih dahulu mem-backup semua data pada flash disk sebelum mengaktifkan fitur ini untuk menghidari hilangnya data - data penting pada flash disk jika nanti terjadi kesalahan.
Cara Merubah Flashdisk Menjadi RAM
Cara Merubah Flashdisk Menjadi RAM
Berikut ini langkah - langkah yang perlu dilakukan untuk merubah flash disk menjadi memory RAM virtual.

  • Pertama - tama silahkan buka Windows Explorer atau File Explorer dan temukan drive letter flash disk kita misal D:\, E:\ dan atau sejenisnya tergantung penataan partisi masing - masing.
  • Pada tab General pastikan file system flash disk kita adalah NTFS. jika ternyata file system nya FAT atau FAT32 selain NTFS silahkan format flash disk terlebih dahulu ke system NTFS dengan cara klik kanan pada partisi flash disk dan pilih Format, dan sesuaikan seperti gambar di bawah ini. sekali lagi jangan lupa backup data - data yang ada dalam flash disk terlebih dahulu.
format flash disk menjadi ntfs
Format flash disk menjadi ntfs
  • Setelah proses format selesai selanjutnya klik kanan lagi pada partisi flash disk dan pilih Properties.
  • Masuk pada tab ReadyBoost dan pilih Use this device.
  • Sesuaikan alokasi MByte dari flash disk yang akan kita gunakan dengan cara menggeser slider ke kanan atau kiri. namun sebaiknya gunakan saja maksimum MByte yang tersedia pada flash disk. seperti gambar berikut ini :
sesuaikan setting ready boost
Sesuaikan setting ready boost
  • Klik Appy kemudian OK dan flash disk kita sekarang sudah menjadi memory RAM virtual yang akan membantu kinerja RAM yang sesungguhnya.
Untuk mematikan fitur ini kita bisa mengulangi langkah di atas yaitu klik kanan pada partisi flash disk, pilih Properties, masuk ke tab ReadyBoost, pilih Do not use this device dan klik OK.

Menggunakan memory RAM virtual ini tidak serta merta menggantikan fungsi RAM asli pada komputer namun memory RAM virtual ini disediakan hanya apabila kapasitas RAM asli sudah tidak mencukupi lagi, dengan kata lain RAM asli tetap berfungsi dan RAM virtual sebagai tambahan saja.
Read More

Tips Merawat PC Windows

Beberapa hari terakhir ini saya sering mendapatkan keluhan dari teman - teman saya tentang PC atau komputer mereka yang menggunakan sistem operasi Windows. Alasan yang paling banyak saya terima adalah tentang kenyamanan menggunakan komputer mereka. pada dasarnya hal itu biasa terjadi pada pengguna komputer yang masih awam karena disamping pengetahuan mereka tentang komputer yang digunakan mereka juga masih belum terlalu banyak mendapatkan pengalaman tentang menggunakan komputer pribadi mereka. Mulai dari yang paling sederhana saja yaitu bagaimana seharusnya mereka menggunakan komputer dan sekaligus juga merawatnya agar performa dan juga kenyamanan penggunaannya selalu terjaga. 

Sebenarnya untuk dapat merawat komputer berbasis Windows ini relatif mudah dan tidak terlalu memakan waktu, namun memang terkadang pengguna komputer pemula masih belum begitu yakin apa yang bisa dilakukan akibatnya menggunakan komputer tersebut hanya sekadar bisa nyala saja. nah apabila kamu juga termasuk dalam kategori pengguna komputer dengan sistem operasi Windows pemula berikut ini akan saya jelaskan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk merawat komputer kamu.

  • Kenali spesifikasi komputer kamu

Seperti pepatah bilang, "Tak kenal maka tak sayang". untuk dapat merawat komputer yang kamu gunakan tentunya kamu harus mengerti seperti apa spesifikasi komputer yang kamu gunakan. mulai dari kemampuan processor, kapasitas Random Access Memory (RAM) sampai berapa kapasitas Hard Drive (Harddisk) pada komputer kamu. selengkapnya silakan baca artikel : Cara Cek Spesifikasi Komputer Windows

  • Memasang atau Menginstall Program

Kebanyakan kasus yang dikeluhkan teman - teman saya yang saya sebutkan di atas adalah masalah pemasangan program. banyak program - program atau software yang semestinya tidak diperlukan dan juga program aplikasi yang didapat dari internet terpasang semua di komputer. hal ini tentu saja dapat menjadi kendala bagi penggunanya baik dari segi kompatibilitas maupun pengaruh terhadap kinerja sistem. jadi sebaiknya kamu periksa program atau aplikasi apa saja yang sebenarnya diperlukan.

  • Gunakan Antivirus

Sampai pada saat ini sistem operasi Windows merupakan sistem yang paling banyak terdapat virus, baik itu virus dari internet, dari PC lain ataupun semata - mata karena kesalahan program tertentu saja. Untuk mencegah agar virus tidak menular ke komputer kamu sebaiknya gunakan antivirus, bisa pilih antivirus yang gratis atau berbayar. Untuk pengguna Windows 7, 8, 8.1 atau Wondows 10 sebenarnya sudah terdapat program antivirus bawaan yaitu "Windows Defender" yang sebenarnya berfungsi sama seperti anivirus yang lain, namun jika menggunakan antivirus bawaan Windows ini kamu harus sering - sering melakukan update terhadap aplikasi maupun "virus definition" nya.

  • Kelola penataan file dengan baik

Usahakan untuk dapat selalu menempatkan file di hard drive dengan baik, karena apabila kamu menempatkan file - file yang kamu miliki dengan rapi maka akan mudah kamu ingat sehingga tidak perlu mondar - mandir di Windows Explorer /File Explorer untuk dapat menemukan file yang kamu cari. kelihatannya memang tidak terlalu penting akan tetapi masalah penataan file ini juga dapat mempengaruhi kinerja harddisk komputer kamu. jadi alangkah lebih baiknya jika file - file seperti dokumen, foto, video ataupun file - file yang lain kamu tata sedemikian rupa sehingga mudah untuk ditemukan.

  • Menghidupkan dan mematikan komputer

Pada item ini saya khususkan bagi pengguna komputer laptop maupun notebook, karena sering sekali saya jumpai pengguna laptop tidak mematikan komputer ketika hendak membawanya pergi atau berpindah tempat. Perlu diketahui bahwa dalam sebuah komputer laptop terdapat piranti keras atau Hardware yang bergerak yaitu Harddisk, dalam keadaan menyala harddisk ini bagian dari harddisk yaitu platter sedang berputar di kisaran 5.000 sampai dengan 17.000 rotasi per menit dan tidak semua harddisk dilengkapi dengan shock absorber jadi ketika harddisk ini berputar dan laptop kamu mendapat getaran diluar batas kewajaran maka dikhawatirkan dapat melukai harddisk dan berakibat fatal. selain itu juga banyak perangkat keras yang tidak dirancang untuk dapat menerima getaran maupun benturan, jadi sebaiknya matikan laptop kamu total, setalah itu bisa secara aman kita bawa kemana - mana.

Demikian hal - hal mendasar yang dapat kita lakukan untuk dapat memperlakukan komputer berbasis Windows dengan baik tenatunya masih banyak lagi cara yang dapat dilakukan untuk dapat merawat komputer dengan benar namun akan saya bahas pada kesempatan lain. sekian kali ini semoga bermanfaat.



Read More

Cara Mengaktifkan Net Framework 3.5 di Windows 8.1

Cara Mengaktifkan Net Framework 3.5 di Windowsn 8.1 | Sistem Operasi Windows 8 dan Windows 8.1 merupakan generasi terbaru yang dirilis oleh Microsoft, selain tampil dengan tampilan yang sepenuhnya berbeda dari versi sebelumnya, Windows 8.1 ini juga lebih ringan saat digunakan, tidak seperti versi sebelumnya yaitu Windows 7. Windows 8 ini lebih mengutamakan performa dibanding mempercantik tampilan, salah satu yang ditawarkan dalam WIndows 8.1 ini adalah tampilan Metro yang relatif ringan dan responsive.

Namun bagi pengguna baru mungkin akan sedikit kebingungan saat akan menjalankan program yang menggunakan Net Framework versi 3.5 ke bawah. karena secara default fasilitas tersebut belum diaktifkan di Windows 8.1 ini, meskipun sebenarnya Net Framework 3.5 sudah termasuk dalam paket setup Windows 8.1. hal ini terjadi biasanya saat pengguna ingin menjalankan software Compatibility atau software - software lama yang dirilis sebelum adanya Windows 8.1. sehingga program - program tersebut tidak akan bisa berjalan sama sekali. 

Meskipun saat menjalankan program Compatibility Windows 8.1 akan menawarkan kepada pengguna untuk menginstall Net Framework ini secara online dan otomatis, pada kenyataannya menurut pengalaman saya cara ini tidak akan bisa berhasil, sehingga selalu muncul tampilan seperti gambar di bawah ini secara terus menerun namun tidak menunjukkan progress.
cara install net framework 3.5 di windows 8.1

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana caranya menginstall dan mengaktifkan Net Framework 3.5 pada Windows 8.1 dan cara yang akan saya bahas nanti bisa juga diterapkan pada Windows 8.

Untuk dapat megaktifkan Net Framework 3.5 di Windows 8.1 bahan yang kita gunakan adalah File ISO atau yang sudah di burning ke DVD untuk mengambil file yang nanti akan diperlukan dalam proses pengaktifan, tergantung dari arsitektur sistem yang digunakan, jika kita menggunakan Windows 8.1 (x86) maka kita membutuhkan DVD Setup Windows 8.1 (x86) begitu juga jika kita menggunakan Windows 8.1 (x64)

Setelah bahan tersedia mari kita simak proses berikut ini :

  • Buka Command Prompt (CMD) Run As Administrator
  • Pada Command Prompt ketikkan perintah berikut ini:
dism.exe /online /enable-feature /featurename:netfx3 /all /source:E:\sources\sxs /limitaccess
Keterangan : 
"E:\" adalah drive dimana DVD setup berada dan ini tergantung pada partisi hard disk masing - masing
  • Tekan "Enter" dan tunggu prosesnya berjalan
  • Jika berhasil maka Command Prompt akan menapilkan kode "successfully"
  • Setelah itu mari kita periksa apakah Net Framework 3.5 ini sudah berhasil diaktifkan dengan cara :
  1. Buka Control Panel
  2. Pilih Programs dan klik pada link "Turn Windows features on or off"
  3. Setelah itu akan tampil jendela baru seperti berikut ini :

cara install net framework 3.5 di windows 8.1

Tampilan di atas menandakan bahwa fitur Net Framework 3.5 sudah berhasil terinstall dan terkatifasi

Setelah itu coba kita jalankan program - program lama yang sebelum Net Framework 3.5 ini aktif tidak bisa dijalankan dan selamat program - program lama (Compatibility) kita bisa kembali dijalankan di Windows 8.1.

Demikian cara menginstall dan mengaktifkan fitur Net Framework 3.5 di Windows 8.1. jika masih menemui kesulitan untuk melakukannya jangan ragu untuk menyampaikan pertanyaan melalui komentar, sekian semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Read More

Cara Melakukan Defragment Hard Disk

Cara Melakukan Defragment Hard Disk | Keseimbangan dan juga kestabilan perfoma komputer kita memang sangat penting dalam menunjang segala aktifitas kita sehari - hari, terutama pagi para petugas administrasi dan juga bagi mereka yang menggeluti dunia multimedia. Dengan komputer yang bekerja normal dan baik kemungkinan keberhasilan bisnis menjadi semakin tinggi, namun jika komputer yang digunakan seringkali ngadat sudah barang tentu pekerjaan jadi terhambat dan akhirnya bisnis atau kegiatan yang berkaitan dengan komputer lainnya menjadi tidak sehat.

Dalam artikel sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa salah satu penyebab komputer menjadi ngadat atau performanya menjadi lambat adalah karena terlalu banyaknya file dalam penyimpanan hard disk yang terpecah pecah, untuk mengatasinya kita akan lakukan defragment hard disk yang mana fitur ini berfungsi untuk menyatukan kembali suatu file yang bertempat di cluster berbeda di dalam hard disk.

Untuk melakukannya banyak aplikasi yang bisa digunakan, misal TuneUp Utilities dan lain - lainnya, akan tetapi pada artikel kali ini saya akan melakukannya dengan fasilitas bawaan windows yang sudah tersedia sejak windows terinstall di PC kita.

Defragment Hard Disk ini sebaiknya dilakukan jika memang tingkat fragmentasi dalam hard disk sudah mencapai lebih dari 10%, jika masih di kisaran 0-9% sebaiknya defragment ini jangan dilakukan terlebih dahulu, karena fitur ini sendiri mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. Sedangkan untuk melakukannya usahakan sejarang mungkin kembali pada prosentase tingkat fragmetasi pada hard disk kita.

Berikut langkah - langkah yang dilakukan dalam melakukan Defragment Hard Disk.
  • Buka Windows Explorer atau File Explorer di Windows 8/8.1;
  • Pada drive yang terdapat dalam komputer kita biasanya C:\ atau D:\ ada juga yang sampai E:\ klik kanan pilih Properties;
  • Pada jendela yang baru saja terbuka, pilih Tools di tab atas kemudian pilih Optimize;
  • Pada tampilan berikutnya, pilih salah satu drive yang akan kita defragment, akan tetapi terlebih dahulu sebaiknya kita periksa tingkat fragmentasinya dengan klik Analyze.
  • Jika memang tingkat fragmentasi file nya lebih dari 10% silahkan lakukan defragment dengan menekan tombol Optimize.


cara defragment hard disk - hard disk defragment

Proses defragment mungkin akan memakan waktu lumayan lama, tergantung tingkat fragmentasi dan juga spesifikasi hardware komputer tersebut.

Saran saya sebaiknya lakukan defragment ini sekali dalam waktu sebulan, karena jika kita terlalu sering melakukannya malahan hard disk akan cepat melemah yang disebabkan terlalu sering bekerja berat, dan sebelu melakukannya usahakan untuk selalu menganalisanya terlebih dahulu, karena jika memang tidak diperlukan, defragment hard disk ini sebaiknya jangan dilakukan.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi pembaca dan juga penulisnya, silahkan tinggalkan komentar jika ada yang perlu ditanyakan dan terima kasih atas kunjungannya.
Read More

Beberapa Benyebab Komputer Jadi Lambat

Beberapa Benyebab Komputer Jadi Lambat | Sebagai pengguna komputer tentunya kita harus mengenal sedikit atau banyak tentang komputer yang kita pakai, terlebih lagi jika kita menggunakan komputer tersebut untuk keperluan bisnis atau hal - hal penting lainnya. maka perwatan dan juga perbaikan yang sifatnya mendasar seharusnya bisa dilakukan sendiri oleh pemilik atau user komputer tersebut.

Salah satu hal yang dirasakan sangat menghambat pekerjaaan atau aktifitas seseorang yang berkaitan dengan komputer adalah karena komputer yang dipakainya tersebut sangatlah lambat, atau kurang responsif, yang menurut pengalaman saya memang sangat banyak sekali terjadi saat ini.

penyebab komputer menjadi lelet


Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang beberapa hal yang membuat komputer menjadi lambat dan bagaimana kita melakukan maintenance sederhana dan mengatasi hal tersebut, pada pembahasan ini saya khususkan pada komputer dengan sistem operasi Windows 7, 8 dan 8.1. baiklah berikut ini pembahasannya.

Beberapa faktor yang membuat komputer kurang responsif yaitu : 

1. Terlalu Banyak File Temp | Pada waktu menggunakan komputer, baik saat mejalankan program atau mengakses internet komputer kita akan selalu menyimpan file - file sementara (temporary files) yang biasanya ditempatkan pada folder Temp, sebenarnya file - file ini sangat berguna untuk meringankan kerja processor dan RAM dalam pengolahan data karena disana tersimpan cache ataupun setting akan suatu program yang tidak perlu diproses lagi ketika program tersebut dijalankan. Akan tetapi semakin banyak file tersebut maka akan semakin sulit juga komputer mengenali satu persatu dari filenya yang secara otomatis juga mengambil space pada penyimpanan hard disk. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa menghapus file yang berada pada folder Temp ini. Untuk menghapusnya kita bisa buka folder "C:\Users\Nama-User\AppData\Local\Temp" dan hapus semua dengan menekan tombol Ctrl+A kemudian Delete, Jika ada peringatan maka pilih Skip. kenapa kita pilih skip? karena file sementara yang masih diperlukan tentunya tidak akan dihapus.

2. Terlalu Banyak Fragmentasi File dalam Hard Disk | Fragmentasi yaitu pemecahan file. Biasanya terjadi saat kita mengcopy sebuah file yang berukuran agak besar atau saat kita menginstall sebuah program dimana peletakan file tersebut dalam hard disk berada di cluster yang berbeda, dan untuk mengatasinya kita bisa melakukan "Defragment Hard Disk" yaitu sebuah proses yang akan menjadikan file - file yang tersimpan dalam hard disk tidak akan terpecah - pecah peletakannya. Selengkapnya silahkan baca artikel Cara Melakukan Defragment Hard Disk

3. Terlalu Banyak Program yang Terinstall | Pada poin kali ini perlu diperhatikan, karena banyak sekali pengguna komputer yang mengabaikan hal ini dengan menginstall program program yang sebenarnya tidak ada kaitnnya dengan pekerjaan ataupun tugas yang sedang dikerjakan. Salah satu hal yang sangat marak terjadi yaitu pengguna menginstall program - program utilities yang terlalu berlebihan termasuk program yang berfungsi mempercepat kinerja komputer. jika digunakan dengan tepat program - program semacam itu memang dapat membantu kinerja komputer, akan tetapi jika penggunaannya terlalu berlebihan maka yang terjadi adalah komputer semakin lambat, hal ini dikarenakan program itu sendiri memerlukan proses tersendiri pada processor dan juga membutuhkan alokasi RAM, maka bila terjadi hal ini, kurangilah program - program yang sekiranya kurang diperlukan dengan meng-uninstall nya melalui Control Panel.

4. Spesifikasi Hardware Kurang Memadai | Pada saat membeli atau memesan komputer sebaiknya kita juga memperhatikan psesifikasi komputer yang akan kita beli, hal ini bisa dikaitkan dengan pekerjaan apa yang akan kita jalankan dengan komputer tersebut, karena jika komputer yang kita gunakan memiliki spesifikasi yang memang kurang memadai maka memang komputer tersebut akan berjalan lambat. jika memang kita terlanjur membelinya, kita bisa upgrade spesifikasinya dengan mengganti beberapa komponen yang sesuai untuk pekerjaan maupun tugas kita, namun untuk pengguna laptop atau tablet pc sebaiknya ditukarkan saja dengan spesifikasi yang memadai. dan sebaiknya jangan membongkar ataupun mengganti hardware laptop atau tablet pc tersebut karena spesifikasi tersebut sudah diperhitungkan secara matang dari pabrik pembuatnya.

5. Terdapat Virus atau Malware dalam Komputer | Hal ini mungkin terjadi saat kita memindahkan file dari komputer lain yang sudah terinfeksi oleh virus - virus tertentu, jenis - jenis virus itu pun bermacam macam dan biasanya sebuah virus akan otomatis jalan sendiri dan menginfeksi komputer kita bahkan pada saat kita tidak mengetahuinya, untuk mencegahnya silahkan rajin - rajin update antivirus anda, dan kabar baiknya pada Windows 7,8 dan 8.1 sudah terdapat sebuah antivirus bawaan yaitu Windows Defender. jadi kita tinggal mungupdatenya saja.

6. Kerusakan pada Salah Satu Komponen (Hardware) pada Komputer | Kerusakan yang biasanya menyebabkan kinerja komputer kita menjadi lamban adalah pada Hard Disk, karena bisa saja bad sector terdapat di dalamnya. jika lima langkah diatas sudah dilakukan dan komputer masih saja lambat maka bisa dipastikan terdapat bad sector pada hard disk dan sebaiknya segera backup semua data - data penting anda karena itu merupakan salah satu tanda bahwa hard disk kita sudah mulai melemah, bisa saja diperbaiki namun tidak akan bertahan lama. dan cara yang paling tepat untuk menhatasinya menurut saya adalah dengan mengganti hard disk tersebut dengan yang baru dan sekali lagi saya tekankan "backup dulu data anda...!!"

Itulah beberapa hal yang paling sering terjadi pada komputer menurut pengalaman saya yang dapat memperlambat kinerja komputer tersebut. saya berharap dengan artikel ini anda dapat sedikit mengetahui tentang komputer anda. Saran saya gunakanlah komputer dengan spesifikasi yang sesuai dengan profesi kita, jika memang perlu diupgrade silahkan pilih yang sesuai dan rajin rajinlah merawatnya, pilihlah software yang memang benar - benar kita butuhkan, dengan demikian komputer akan bisa berjalan secara maksimal sesuai dengan fungsinya.

Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat. dan terima kasih atas kunjungannya ke blog sederhana ini.
Read More

Mengatasi Hardisk Full Setelah Install Ulang Windows

Mengatasi Hardisk Full Setelah Install Ulang Windows | Selamat datang sobat blogger, jumpa lagi dengan Tutor Beta. Pada kesempatan ini saya akan share cara mengatasi hardisk full setelah install ulang Windows. Saya sendiri sudah mengalami hal ini berkali kali tentunya karena faktor belum tahu, akhir saya coba cari tahu dan ternyata itu sangat mudah saja, namun dalam prosesnya bisa juga memakan waktu, tergantung dari spesifikasi komputer ataupun lapto yang kita gunakan.

Sistem Operasi Windows saat ini memang masih jadi primadona dan merupakan produk yang paling banyak digunakan di dunia, meskipun banyak Sistem Operasi yang dikembangkan akhir – akhir ini. Terkadang setelah kita install ulang Sistem Operasi Windows, Hard Disk kita tepatnya drive C:\ jadi tiba tiba penuh, padahal seharusnya malah sebaliknya. Hal ini terjadi karena pada saat muncul pilihan pada saat install ulang kita tidak memilih untuk memformat drive C:\ terlebih dahulu. Atau mungkin karena factor lupa. Ini tentu saja sangat mengganggu karena kita merasa belum mengisi drive tersebut dengan software maupun file baru.

Seperti tersebut di atas bahwa setiap kali install ulang pada saat prosesnya Windows memberikan pilihan untuk memformat ataukan mengutuhkan file-file pada windows sebelumnya, dan jika kita memilih untuk mengutuhkannya maka akan muncul folder di drive C:\ yaitu folder dengan nama Windows old. di sisi lain mengutuhkan Folder Windows old juga menguntungkan yaitu jika kita belum sempat membackup data data di folder C maka seluruh data user dan juga dokumen masih utuh tersimpan disana

Nah berikut langkah untuk menghapusnya secara aman.

windows disk cleanup

  • Buka File Explorer pada windows 8/8.1 atau Explorer pada Windows 7
  • Cari drive C:\ lalu klik kanan dan pilih Properties
  • Pada jendela Properties kita pilih button Disk Cleanup dan tunggu proses sementara Windows mencari file yang sudah tidak dibutuhkan lagi. (mungkin akan memakan waktu, tergantung system kita)
  • Setelah itu akan muncul dialog box baru dan disini kita pilih button Cleanup System Files dan tunggu proses lagi seperti pada langkah 3.
  • Pada dialog box berikutnya kita centang pada checkbox Pervious Windows Installation(s)
  • Klik OK dan proses cleanup-pun berjalan. Tunggu prosesnya selesai dan setelah selesai cek di drive C:\ folder Windows old sudah hilang
  • Selesai

Sebenarnya ada banyak cara untuk cleanup disk tapi menurut saya cara inilah yang paling aman kembali dari pengalaman saya.


Sekian dulu artikel kali ini. Semoga bermanfaat bagi sobat semua. Jangan lupa tinggalkan jejak dengan berkomentar pada kolom komentar yang tersedia dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.
Read More

Cara Putar Video /Movie di Windows Phone

Jumpa lagi sobat blogger, hari ini ada satu pertanyaan dari salah satu sobat blogger tentang bagaimana cara copy file Video, Gambar maupun MP3 dari PC ke Windows Phone.

Cara Putar Video /Movie di Windows Phone | Oke untuk yang pertama saya akan bahas dulu cara mempersiapkan file video yang akan diputar di Windows Phone. karena jika belum tahu file video apa saja yang bisa diputar atau sesuai dengan codec di Windows Phone, bagaiman kita bisa membuatnya..?

Dalam mempersiapkan file video, ada beberapa hal yang perlu diketahui.
  • Format file video. Windows Phone mendukung format video seperti berikut: 3GP, 3G2, WMV, MP4, M4V, AVI, MOV.
  • Dimensi ukuran (resolusi) dan frame rate film. Hal ini tergantung pada jenis prosesor yang digunakan oleh manufaktur ponsel. Windows Phone mendukung resolusi dan frame rate seperti berikut: 352 × 288 @ 15fps, 400×240 @ 30 fps, 720 x 480 @ 30 fps, 800×600 @ 30 fps, 800×480 @ 30 fps, dan 1920×1080 @ 30 fps.
  • Format file audio. Seperti video, audio juga tergantung pada jenis prosesor. Sedangkan format yang didukung oleh Windows Phone adalah: MP3, WMA, AMR, 3GP, 3G2, MP4, M4A, AAC.
  • Teks terjemahan / subtitle. Subtitle memang kadang ada yang sudah tercantum di dalam film. Istilahnya hardcoded. Tapi biasanya tidak demikian. Pada banyak kasus, subtitle ada di file berbeda. Formatnya pun ada banyak, tergantung media player-nya. Yang paling banyak ditemui adalah format srt (SubRip). Nah, Windows Phone tidak mendukung pembacaan format terpisah ini. Untuk itu, kita harus melakukan hardcode subtitle ke film yang bersangkutan.
  • Harap diperhatikan kalau pada contoh yang kami berikan ini, kami menggunakan ponsel Nokia Lumia (720) dan laptop Windows. Hampir semua ponsel Lumia memiliki proporsi resolusi (panjang dan lebar) layar yang sama. Jadi, kalau kamu menggunakan ponsel Windows Phone lain, harap perhatikan informasi di atas dengan baik. Terutama kalau ingin film tampil dengan baik (tidak ada perubahan ukuran, dll).

Nah, hal yang harus dipersiapkan adalah:
  • Film yang akan dikonversi, Download dahulu dari situs - situs yang menyediakannya ataupun yang sudah tersimpan di hard disk komputer kita.
  • Teks terjemahan/subtitle (kecuali kalau teks sudah ada di film alias hardcoded). Kalau belum ada, bisa mencari di Subscene atau cari di mesin pencari .
  • Software video converter. Jadi kalau film yang hendak diputar bukan dari salah satu format yang sudah disebut di atas, converter akan dibutuhkan. Selain itu, software ini berguna untuk menambahkan subtitle ke film. Di sini kami menggunakan software Any Video Converter. Bisa juga menggunakan software lain yang sejenis. Tentunya, sesuaikan dengan sistem operasi di komputer kalian.
convert video


Oke mari kita mulai
  • Buka software Any Video Converter kemudian klik add video
  • Setelah video masuk ke daftar file yang akan diconvert, pilih profile video output alias video yang nanti akan diputar di Windows Phone.
  • Untuk menambahkan subtitle bisa di klik pada add subtitle di sebelah kanan video yang sudah ditambahkan.
  • Setelah itu klik Convert Now dan proses konversasi pun dimulai
  • Tunggu hingga prosesnya selesai, tinggal dicopy ke Windows Phone bisa via Bluetooth ataupun kabel data.
Keterangan : jika masih gagal juga silakan ganti profile /file output setting deperti pada step 2.

Sekian semoga bermanfaat, jangan lupa tinggalkan komentar, dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.
Read More

Cara Install XAMPP di Linux Mint

Sebelum memulai pembahasan, alangkah lebih baik jika kita mengenal terlebih dahulu apa itu XAMPP. XAMPP adalah perangkat lunak gratis, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.

Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis (WikiPedia)

Beberapa Program yang termasuk dalam paket XAMPP yaitu :
  • Apache 2.4.4
  • MySQL 5.6.11
  • PHP 5.5.0
  • phpMyAdmin 4.0.4
  • OpenSSL 1.0.1e
Berikut ini adalah cara menginstall XAMPP di Linux Mint / Ubuntu :
  • Download versi XAMPP untuk Linux yang sesuai dengan kebutuhan;
  • Masuk lokasi dimana file XAMPP yang sudah di-download tersimpan (pastikan file memiliki ekstensi *.run);
  • Klik kanan pada ruang kosong, pilih "Open in Terminal";
  • Masuk sebagai super user (ketikkan su pada terminal);
  • Mengganti permission pada file installer XAMPP (ketikkan chmod 755 xampp-linux-x64-1.8.3-2-installer.run) >> Keterangan: xampp-linux-x64-1.8.3-2-installer.run adalah nama file installer;
  • Install XAMPP tersebut (ketikkan ./xampp-linux-x64-1.8.3-2-installer.run).
Singkatnya hanya dilakukan dengan tiga buah command berikut ini:

"su"

"chmod 755 xampp-linux-x64-1.8.3-2-installer.run" (sesuai nama file yang didownload tadi)

"./xampp-linux-x64-1.8.3-2-installer.run" (tanpa tanda petik)
Akan muncul tampilan window seperti di Windows, dan silahkan install (cukup klik next next dan finish, tidak ada settingan lain). Setelah selesai menginstal, XAMPP 1.8.3 untuk Linux ini sudah ada XAMPP Control Panel for Linux, sehingga memudahkan kita untuk mengaktifkan dan menyetop Apache maupun MySQL tanpa melalui terminal. Lihat gambar berikut:

cara install xampp di linux

Kesulitan dengan cara tersebut? Kembali ke terminal saja. Kita mengaktifkan dan menonaktifkan XAMPP via terminal. Cukup ketikkan:
“su”
“/opt/lampp/lampp start” (tanpa tanda petik)

Setelah XAMPP berjalan sekarang kita coba di browser ketikkan 'localhost/xampp' atau '127.0.0.1/xampp' pada address bar maka tampilan xampp akan muncul da tinggal kita pilih bahasa apa yang akan digunakan nanti.

Ketika ingin menyetop XAMPP di Linux dengan cara langsung ketikkan di terminal 
“/opt/lampp/lampp stop”
Permasalahan yang mungkin timbul adalah tidak bisa instalasi XAMPP di Linux dan di terminal muncul pesan bash: ./xampp-linux-x64-1.8.3-2-installer.run: Permission denied

Solusinya adalah dengan memindahkan file installer XAMPP Linux yang berkestensi .run tersebut ke dalam "Document" yang berada di drive partisi dimana sistem Linux diinstal. Selanjutnya coba kembali menginstal Linux seperti biasa.

Sekian semoga bermanfaat. terima kasih telah berkunjung, jangan lupa tinggalkan jejak dengan ber komentar.
Read More

Cara Menggunakan Restore Point (System Restore) Pada Windows 8.1

Cara Menggunakan Restore Point (System Restore) Pada Windows 8.1 | System Restore merupakan salah satu solusi pada saat Windows tiba-tiba hang atau menjadi bermasalah saaat digunakan, hal ini tentu saja sangat mengganggu dalam menyelesaikan tugas maupun pekerjaan. Oleh karena itu System Restore ini termasuk penting dalam hal proteksi system Windows.

Seperti pada artikel sebelumnya bahwa Kadang-kadang setelah meng-install atau meng-uninstall sebuah program ataupun setting pada driver dan sebagainya terjadi malfunction atau fungsi yang semestinya pada system Windows yang mengakibatkan terjadinya trouble dan system menjadi error, System Restore ini dapat mengatasinya dengan merestore (mengembalikan) setting dan juga Registry seperti pada saat System Restore dibuat.
Saya asumsikan disini bahwa windows kita masih bisa berjalan (belum mati total) meskipun System Restore juga bisa dilakukan via Recovery Mode.

Berikut langkah – langkah membuat restore point pada Windows 8.1 :
  1. Setelah Windows berhasil startup tekan logo Windows sekaligus tekan tombol “R” pada keyboard. Maka akan muncul jendela baru berjudul “Run”
  2. Pada jendela “Run” ketikkan “rstrui.exe” (tanpa tanda petik) lalu tekan enter. dan akan muncul jendela System Restore
  3. Pada jendela System Restore klik tombol Next di bawah setelah itu kita akan dibawa ke pilihan System Restore Point yang telah kita buat
  4. Masih pada pilihan System Restore Point tentukan Restore Point yang akan kita gunakan dengan cara meng-klik
  5. Setelah kita menentukan Restore Point yang akan digunakan kemudian tekan tombol Next di bawah dan kita akan dibawa menuju tampilan berikutnya
  6. Pada tampilan ini kita klik tombol Finish di bawah kemudian akan muncul popup window yang berisi konfirmasi 
  7. Pada window konfirmasi ini kita tekan tombol “Yes” dan System Restore akan berjalan.
  8. Tunggu hingga proses selesai dan Windows akan Restart secara otomatis
  9. Selesai, settingan Windows sudah kembali pada Restore Point yang telah kita buat sebelum Windows mengalami error.
windows restore point
Sebagai catatan : bahwa System Restore tidak sepenuhnya menjamin keberhasilannya, terkdang System Restore juga tidak berhasil merestore (mengembalikan) setting Windows. Hal ini terjadi karena beberapa hal salah satunya mungkin adanya virus yang selalu otomatis berjalan saat Windows Startup. Saran saya jika computer sudah sering mengalami trouble sebaiknya backup semua data – data penting anda dan install ulang dengan membuat beberapa Partisi pada Hardisk, agar nantinya data – data penting anda bisa disimpan di partisi selain Local Disk C:\  dan bila sewaktu waktu Windows anda  bermasalah data – data anda akan tetap aman.

Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat. Sampai ketemu lagi di lain kesempatan dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.
Read More

Cara Membuat Restore Point (System Restore) Pada Windows 8.1

Cara Membuat Restore Point (System Restore) Pada Windows 8.1 | Create Restore Point adalah langkah yang dapat mengamankan Windows apabila terjadi perubahan yang tidak semestinya pada Windows dengan membackup system registry setting pada file tertentu sehingga kapan saja dibutuhkan bisa langsung dgunakan.

Restore Point merupakan salah satu solusi pada saat Windows tiba-tiba hang atau menjadi bermasalah saaat digunakan, hal ini tentu saja sangat mengganggu dalam menyelesaikan tugas maupun pekerjaan. Oleh karena itu Restore Point ini termasuk penting dalam hal proteksi system Windows.

cara membuat restore point windows
Kadang-kadang setelah meng-install atau meng-uninstall sebuah program ataupun setting pada driver dan sebagainya terjadi malfunction atau fungsi yang semestinya pada system Windows yang mengakibatkan terjadinya trouble dan system menjadi error, System Restore ini dapat mengatasinya dengan membackup setting dan juga Registry yang mana setting dan program Windows akan dikembalikan pada point tersebut.

Restore Point ini sebaiknya dibuat saat System dalam kondisi normal, sehingga jika suatu saat kita mengalami masalah pada Windows, kita bisa menggunakannya untuk me-restore (mengembalikan) settingan computer kita seperti pada saat Restore Point dibuat.

Berikut langkah – langkah membuat restore point pada Windows 8.1 :

  1. Klik kanan ikon Start pada sudut kiri desktop dan pilih Control Panel
  2. Pada jendela Control Panel arahkan kursor klik pada System and Security 
  3. Pada jendela System and Security pilih System
  4. Pada Jendela System pilih System protection yang terletak di sebelah kiri atas maka akan muncul jendela System Properties dan kita berada pada tab System protection
  5. Pada jendela ini klik dulu pada Local Disk (C:\)(umumnya system terinstall di drive C:\) setelah itu klik tombol Create di bawah maka akan muncul jendela baru.
  6. Pada jendela ini kita diminta untuk memberikan nama pada Restore Point yang akan kita buat dan berikan nama (terserah anda) kemudian klik Create
  7. Tunggu hingga prosesnya selesai dan pada saat selesai aka nada popup window yang berisi ‘The restore point was created successfully’ dan selesai. System Restore Point siap digunakan saat dibutuhkan.
Alasan mengapa Restore point ini lebih baik karena Restore Point tidak merubah ataupun menghapus file-file pribadi dalam computer sehingga bisa dikatakan ini adalah cara paling aman untuk memperbaiki Windows yang sedang trouble. jika dibandingkan dengan penggunaan program program lain dari para developer, saya kira menggunkan fasilitas system restore ini masih tetap yag paling aman bahkan untuk pengguna baru sekalipun.

Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Read More

Cara Membuat Bootable Flash Disk

Cara Membuat Bootable Flash Disk | Mungkin sobat blogger semua pernah dengar atau bahkan melihat seseorang menginstall operating system hanya dengan menggunakan flash disk. Baik itu OS Windows, Linux atau yang lainnya.

Nah kali ini saya akan share ke sobat semua, gimana sih caranya bikin USB yang bisa buat install OS? Namun kali ini saya akan contohkan membuat (Bootable Flash Disk) Untuk install Windows 8/8.1. karena disamping lebih praktis, para pemula pun bisa dengan mudah melakukannya. ada juga sebagian temen saya yang bilang bahwa sekarang sudah tersedia flashdisk untuk install OS cukup hanya dengan moncopy seluruh content installer ke dalam flashdisk dan sudah bisa digunakan. namun kali ini saya fokuskan saja cara konvensional yang saya anggap paling muda dan paling aman.

Oke pertama tama kita harus punya alatnya dulu yaitu software yang bernama PowerISO. Sebenarnya banyak software sejenisnya namun kali ini saya fokuskan saja ke Power ISO. Dan jika sobat semua belum punya softwarenya silahkan download di situs resminya. dan software ini pun menyediakan trial yang bisa sobat manfaatkan.

Yang kedua yaitu bahannya. Jika sobat ingin membuat bootable flash disk untuk install Windows 8/8.1 tentunya sobat semua harus punya masternya yaitu file *.iso Windows 8/8.1 versi apa saja. bisa dari master yang sobat beli dari Microsoft secara langsung atau bisa mencari versi avaluasinya di mesin pencari. saran saya gunakanlah software asli, karena disamping lebih aman dan nyaman, kita juga bisa menerima update terbarus secara penuh dan juga bantuan dari pihak developer sepenuhnya.

Jika alat dan bahan sudah siap berikut langkah – langkahnya : 

cara membuat bootable flash drive

  • Buka software PowerISO, dengan cara klik kanan >> Run as Administrator
  • Setelah itu kita menuju ke tab Tools dan pilih Create Bootable USB Drive…
  • Setelah muncul dialog box baru kita pilih file *.iso nya (seperti kotak merah atas), kemudian kita pilih di flash disk mana bootable flash disk akan dibuat (seperti kotak merah tengah) setelah itu kita klik OK.
  • Tunggu prosesnya selesai dan saat selesai akan muncul doalig box success
  • Bootable Flash Disk siap digunakan
Untuk melakukan install atau boot dari flashdisk ini pun mudah. tinggal disetting sediki pada BIOS (Basic Input Output System) ubah pada bagian boot nya di menu setup, (saya asumsikan kamu sudah tahu bagaimana cara masuk menu BIOS karena setting bios pada komputer ataupun laptop bisa berbeda beda tergantung siapa dan darimana mainboard laptop atau komputer kamu dibuat) jika sudah selesai setting tinggal save dan restart, maka installasi pun akan segera dimulai.

Sekian dari saya semoga bermanfaat.
Read More

Cara Membagi Koneksi SSH via WiFi

Cara Membagi Koneksi SSH via WiFi | Banyak sekali pengguna internet sekarang ini menggunakan jasa tunneling berupa SSH, akan tetapi dalam hal ini para pengguna SSH dihadapkan pada satu masalah yang cukup serius salah satunya yaitu sharing koneksi tersebut via WiFi yang memang tidak memungkin dilakukan secara langsung. Namun yang namanya jaringan bagaimanapun bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pengguna. terlebih lagi jika Tunneling yang kita gunakan mensupport proxy forwarding, hal ini tentu saja sangat menguntungkan.

Pada kesempatan kali ini saya akan share kepada sobat blogger semua bagaimana caranya sharing koneksi SSH yang sobat miliki via WiFi hotspot. pada artikel kali ini saya akan fokuskan bagaimana setting wifi tersebut hanya dengan Command Prompt /CMD pada windows tanpa software tambahan yang lain.

Baiklah langsung saja kumpulkan bahan yang kita perlukan.
  • Bitvise SSH Client. Jika belum punya silakan googling dulu.
  • SoftEther VPN Client Manager. Jika belum punya juga silahkan googling dulu.
  • Sedikit pengetahuan tentang hostednetwork (windows 8/8.1 atau adhoc Network win 7)
Setelah semua bahan terkumpulkan dan terinstall sekarang kita lanjutkan dengan langkah berikut :

  • Koneksikan modem ke internet;
  • Untuk yang menggunakan inject silahkan samakan listen port inject dengan proxy setting pada bitvise kemudian login bitvise dengan akun masing-masing hingga sukses;
  • Buka SoftEther VPN Client Manager, samakan settingan proxy pada SoftEther VPN Client Manager dengan poxy forwarding pada bitvise yang bisa kita temukan di tab Services dan konek pada salah satu server VPN yang tersedia.
  • Sebelum setting wifi alangkah lebih baiknya jika kita cek dulu apakan driver wifi kita support hostednetwork dengan cara ketikkan perintah "netsh wlan show drivers" tekan enter dan cari keterangan hostednetwork. jika yes berarti driver kita support hostednetwork.
  • Setting wifi yang akan kita gunakan caranya ketik perintah berikut : "netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=nama wifi key=password" tanpa tanda petik kemudia tekan enter. jika berhasil maka akan muncul info bahwa settingan hostednetwork kita sudah berhasil.
  • Jika proses di atas sudah berhasil sekarang kita bisa memulai /mengaktifkan hostednetwork ketikkan command "netsh wlan start hostednetwork" tanpa tanda petik dan tekan enter seperti gambar berikut :

sharing ssh via wifi

  • Langkah selanjutnya yaitu menshare koneksi vpn yang telah kita buat dengan SoftEther VPN Client dengan langkah sebagai berikut :
  1. Klik kanan ikon network pada taskbar dan pilih "Open network and sharing center"
  2. Setelah muncul window baru, klik pada "Change adapter settings"
  3. Setelah itu klik kanan pada adapter VPN yang kita buat dan pilih "Properties"
  4. Pada tab "Sharing" klik checkbox "Allow other....." kemudian pilih adapter hostednetwork yang sudah kita buat dengan CMD tadi. pastikan bahwa setting IP pada hostednetwork adalah 192.168.137.1 namun biasanya settingan ini akan otomatis, dan alangkah baiknya jika kita periksa dulu.
  5. Klik setting dan centang semua checkbox kemudian klik OK dan OK.
  6. Selesai dan wifi gratisan buatan sendiri siap digunakan.
Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Read More

Cara Backup dan Restore Lisensi Windows 8.1 dan MS Office

Cara Backup dan Restore Lisensi Windows 8.1 dan MS Office | Pada kesempatan ini saya akan mecoba share sama temen-temen gimana caranya agar lisensi yang telah kita dapatkan dari Microsoft untuk produk Windows dan MS Office bisa kita backup agar nanti kalau misal kita butuh install ulang kita tidak perlu aktivasi ke pihak Microsoft lagi.

Oke, Pertama yang dibutuhkan pastinya kita harus punya produk Windows (dalam artikel ini membahas Windows 8.1) maupun MS Office (bisa MS Office 2010 /2013. 2013recomended) yang sudah aktif secara permanen dan resmi meskipun tidak asli (aktivasi via phone)

Kedua kita membutuhkan satu software yang dinamakan "Microsoft Toolkit" yang pada dasarnya bisa menyimpan token dari produk kita yang nantinya bisa kita gunakan untuk restore token tersebut setelah install ulang dan sebagainya. yang belum punya silakan download, atau mungkin bisa temen-temen cari di mesin pencari atau website yang menyediakannya (Recomend gunakan versi 2.5)

Ketiga setelah download selesai kita buka Microsoft Toolkitnya (recomend As Administrator) kemudian pilih logo Windows.

Setelah itu kita pilih tab License Backup kemudian berikan nama backup tersebut (terserah namanya apa) kemudian kita klik Backup.

Setelah kita klik backup kita akan dimintai product key yang kita gunakan untuk pada saat aktivasi seperti gambar berikut :
Kita akan diminta memasukkan product key sebanyak dua kali yang pertama adalah key Windows yang kedua adalah key MS Office. masukkan key tersebut dengan benar kemudian tekan enter dan backup sukses dan file backup tersebut berada dalam satu folder dimana Microsoft Toolkit berada. akan ada satu folder dengan nama "Backups"
tempatkan keduanya dalam satu folder kemudian amankan di drive D:\ atau E:\ (pokonya bukan di C:\) dan aman.

Untuk mengembalikan backup setelah install ulang Windows atau MS Office buka folder dimana kita menyimpan backup tadi dan pilih Microsoft Toolkit langkahnya hampir sama seperti saat backup namun untuk restore kita pilih Restore

kemudian kita akan diminta memasukkan product key lagi seperti pada saat backup, tekan enter dan selesai.

Catatan :
Apabila kita lupa dengan product keynya bisa kita cari di dalam folder "Backups\Windows 8.1\Windows 8.1\Keys.ini" yang mana Windows 8.1 merupakan nama dari backup yang sudah kita buat.
Apabila kita menggunakan Microsoft Toolkit untuk restore token setelah kita upgrade ataupun ganti hardware maka token tidak akan bisa digunakan, karena salah satu informasi yang tersimpan pada token adalah informasi hardware komputer kita sebelum mengalami upgrade atau perubahan.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat.

Copyright© 2014 "Multi Clip Media"Damarwulan
Read More

Membedakan Aktivasi Genuine dan Tidak Pada Windows 8

Membedakan Aktivasi Genuine dan Tidak Pada Windows 8 | Waduh udah lama gak posting nih. gara - gara sibuk ngurusin kerjaan. OK. kali ini saya akan share bagaimana cara membedakan aktivasi windows 8 apakah itu asli atau tidak.

Banyak sekali para (.........) memberikan solusi untuk aktivasi windows yang satu ini, ya maklum lah memang kalau dilihat dari segi tampilan maupun performanya windows versi ini lebih menarik, sehingga banyak sekali yang mencoba dan terus mencoba agar dapat menggunakan windows 8 ini atas nama (Activated), akan tetapi banyak sekali perbedaan yang terlihat apakah windows 8 ini diaktifkan secara legal atau ilegal.

Hal yang paling mendasar yang dapat dijadikan perbandingan antara windows 8 Genuine dan tidak adalah sebagai berikut : 


  1. Buka Control Panel kemudian pilih System and Security
  2. Setelah anda klik kemudian akan muncul dialog sebagai berikut. dalam dialog ini pilih System
  3. Setelah anda pilih System maka anda akan dihadapkan pada dialog yang merupakan keterangan dari system anda, meliputi versi OS, Spesifikasi Hardware dan Status Aktivasi Software (dimaksud disini adalah windows 8). Dalam dialog ini masih banyak kesamaan antara Windows 8 yang Genuine dan tidak, bisa dilihat di seksi Windows Activation. disini anda bisa mengklik "View details in Windows Activation"
  4. Setelah itu anda akan dihadapkan pada dialog status aktivasi windows anda. disinilah anda bisa membedakan apakah windows anda Genuine atau tidak. bisa dilihat bahwa bila windows tersebut Genuine maka akan terlihat tanggal aktivasi, jika aktivasi menggunakan aktivator meskipun windows terlihat asli akan tetapi tidak akan ada keterangan tanggal aktivasi.
aktivasi windows genuine



Perlu diketahui bahwa windows dengan aktivasi Genuine lebih baik daripada non-Genuine, mulai dari fasilitas, performa, kostumisasi dan lainnya terutama bila berkaitan dengan Windows Store.

Demikian artikel ini semoga bermanfaat.
Read More